Program Roots dalam Mengantisipasi Perilaku Perundungan dan Dampak Psikologisnya di Kalangan Pelajar
Perundungan atau Bullying memiliki arti yaitu tindakan agresif yang dilakukan seseorang untuk mengintimidasi atau mendominasi orang lain yang dinilai lebih lemah. Pemerintah Indonesia terus melakukan upaya-upaya penanggulangan tindak perundungan di sekolah. Salah satunya adalah dengan menggandeng UNICEF Indonesia untuk bersama-sama membentuk program “Roots”. Roots adalah sebuah program pencegahan perundungan berbasis sekolah yang telah telah dikembangkan oleh UNICEF Indonesia sejak tahun 2017 bersama Pemerintah Indonesia, akademisi, serta praktisi pendidikan dan perlindungan anak.
Dewasa ini aksi perundungan seringkali dilakukan oleh kalangan pelajar. Perundungan di kalangan pelajar harus segera dicegah agar tidak semakin parah untuk ke depannya. Pencegahan ini bisa melalui program-program sekolah. Sejauh ini mengenai dampak program anti-intimidasi di sekolah telah diterbitkan dan menyimpulkan bahwa program-program tersebut, rata-rata, efektif. Program ini menghasilkan penurunan rata-rata yang signifikan dalam proporsi siswa yang menjadi korban perundungan, serta jumlah siswa yang melakukan perundungan terhadap orang lain. Fokus dari program ini adalah mengatasi perundungan di sekolah dengan melibatkan teman sebaya. Beberapa siswa yang memiliki pengaruh terhadap teman-teman di sekolahnya akan dibentuk menjadi agen perubahan yang dapat membawa dampak positif terhadap tindak perundungan.
Perundungan dapat menyebabkan berbagai dampak pada korban. Dampak yang sering terjadi pada korban adalah dampak psikologis. Karena perundungan akan merusak kesehatan mental pada korban. Terdapat beberapa dampak psikologis yang dialami oleh korban, diantaranya sebagai berikut.
Rentan Merasakan Emosi
Aspek emosional menjadi salah satu dampak perundungan verbal yang dapat dirasakan oleh korban. Biasanya, korban perundungan rentan mengalami emosi seperti takut, sedih, dan marah.
Sulit BerkonsentrasiDampak kognitif dari perilaku perundungan dapat membuat korban sulit berkonsentrasi dan memproses hal baru. Karena adanya rasa cemas, ini juga membuat korban sulit untuk membuat keputusan dan menghindari konflik.
Tidak Percaya DiriDampak perundungan bagi pelajar juga bisa membuat korban tidak percaya diri. Ketika bullying yang dialami adalah kekerasan fisik, tentu bekas-bekas luka yang didapatkan dari perilaku perundungan dapat menyisakan pengalaman traumatis.
Sulit Membentuk HubunganDalam jangka panjang, dampak perundungan dapat membuat korban sulit membentuk hubungan yang saling percaya. Pasalnya, korban biasanya memiliki trust issue terhadap kelompok atau seseorang yang dekat dengan pelaku.
Memicu Terjadinya Gangguan MentalDampak perundungan non verbal, verbal, atau fisik dapat memicu terjadinya gangguan mental. Peristiwa kehidupan yang membuat stres, seperti korban perundungan, dapat menyebabkan timbulnya gangguan mental seperti depresi, kecemasan, dan gejala kejiwaan. Bahkan, ini juga bisa memunculkan keinginan bunuh diri yang tinggi dan peningkatan tekanan emosional.
Disamping itu, terdapat dampak psikologis yang terjadi juga pada pelaku, diantaranya sebagai berikut.
Terbiasa Melakukan Aktivitas Impulsif
Ini merupakan perilaku atau tindakan yang tidak diikuti dengan pemikiran tentang konsekuensi atau dampak kedepannya. Umumnya, pelaku lebih mengutamakan kondisi emosi dan keinginan sesaatnya.
Empati yang Semakin TumpulDampak bullying verbal bagi pelaku dapat membuat empati yang semakin lama semakin tumpul. Soalnya, pelaku bullying tidak memperdulikan kondisi korbannya.
Meningkatnya Perilaku AgresifPelaku bullying yang tidak tertangani atau tidak mendapatkan pendampingan akan menganggap bahwa pukulan kekerasan verbal maupun non-verbal sebagai salah satu cara untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan.
Perundungan memang bukanlah masalah yang dapat disepelekan. Oleh karena itu, satuan pendidikan dapat mengaplikasikan program Roots untuk mengantisipasi dan mencegah kasus perundungan yang terjadi di kalangan pelajar. Perundungan menjadi masalah besar jika perilaku tersebut tidak segera dicegah. Perundungan menimbulkan dampak psikologis yang memicu kesehatan mental pada korban. Dengan adanya program roots ini, pelajar diharapkan dapat mendukung dan mencegah perilaku perundungan yang yang terjadi di lingkungan sekolah.
DAFTAR PUSTAKA
Nurmayani, Siti putri. 2023, 24 September. 7 Dampak Bullying bagi Psikologis Korban dan
Pelaku. https://www.klikdokter.com/psikologi/kesehatan-mental/dampak-bullying-korban-dan-pelaku
SMP, Pengelola Web Direktorat. 2021, 27 Desember. Mengatasi Perundungan di Sekolah
dengan Program “Roots”. https://ditsmp.kemdikbud.go.id/mengatasi-perundungan-di-sekolah-dengan-program-roots/
Komentar
Posting Komentar